Minggu, 28 Oktober 2018

Berwisata ke Tempat Terbaik di Dunia

Ketika menginjak Jakarta tahun 2011, saya menghabiskan tahun pertama kuliah saya untuk beradaptasi atas segala kekagetan sekaligus ketakjuban melihat langsung kehidupan Jakarta. Misalnya, anak Jakarta ke sekolah naik mobil pribadi! Anak dusun seperti saya yang berangkat-pulang sekolah naik sepeda mini atau numpang angkot, tidak menyangka bahwa kehidupan Jakarta seperti yang tayang di sinetron benar-benar nyata. Gedung-gedung tinggi berisi pegawai-pegawai berpenampilan necis-klimis. Dan kalau nonton film di bioskop! Saya sebagai anak hasil produk lokal Kebumen dan belum pernah ke bioskop merasa kesulitan dalam memproses semua perubahan di depan mata. Apalagi ketika naik KRL dari Depok menuju Jakarta dan melihat kontrasnya kehidupan di kanan-kiri rel-relnya, yang bahkan melampaui imajinasi terliar saya. Rumah-rumah kardus berimpitan di antara rel yang mengular menunju stasiun besar Manggarai.

Melihat Aksi Mahasiswa Lewat Drama Korea

Mengamati lewat media tentang bergeraknya mahasiswa, saya segera ingin menuliskannya. Rasanya kegelisahan di kepala bisa terasa lebih seder...