Mi, aku pulang lebih malam nanti. Ada keperluan yang didesak dahaga rayu setan.
Barangkali sesampai rumah nanti bisa kuceritakan padamu.
Perihal gelandangan-gelandangan kriwil berbaju kelabu. Mereka jadi penguasa di jalanan sepi trotoar pertokoan.
Malam adalah damai.
Malam adalah selimut perlindungan bagi siapa yang tak punya apa-apa.
Mostly about social, books, and personal development. No I don't talk about physics and math, but will still come if you offer me a cup of cappuccino. Thank you for visiting my page!
Senin, 13 November 2017
Cerpen: Mendengarkan Epik High
Mendengarkan Epik High di daftar putar. Jangan tanya arti liriknya. Menikmati musik tidak memiliki pemahaman atas lirik sebagai prasyaratnya. Biasanya aku mendengar Epik High ketika di perjalanan dan sendirian. Terutama salah satu lagu di album terbarunya yang judulnya Home is Far Away. Sambil menatap ke luar jendela jika kebetulan aku duduk tepat di sampingnya. Dengan tempo lagu yang tidak terlalu cepat, menyamakan tempo dengan suara mesin kendaraan dan pemandangan luar jendela yang seolah ikut melesat. Seharusnya daftar putar lagu di kendaraan diisi album Epik High atau musik-musik indie bertempo medium, bukan dangdut koplo yang membikin kepala pening. Sebab perjalanan haruslah dihadapi dalam damai dan tenang.
Langganan:
Postingan (Atom)
Melihat Aksi Mahasiswa Lewat Drama Korea
Mengamati lewat media tentang bergeraknya mahasiswa, saya segera ingin menuliskannya. Rasanya kegelisahan di kepala bisa terasa lebih seder...
-
Once, a girl and a boy met up under a tree near a river. It would be more romantic to story-telling if the tree was a willow or cherry. B...
-
(repost, ditulis Mei 2012) Kami hanya batu sandungan Tersempil di antara raksasa-raksasa peradaban Buatmu, tentu merusak pema...
