Kamis, 31 Maret 2016

Selamat Menjadi Perempuan!


(Tulisan ini adalah kesimpulan yang saya pilih atas hasil bincang-bincang dengan beberapa teman perempuan dan hasil membaca buku "Jalan Cinta para Pejuang" dan "Bahagianya Merayakan Cinta" oleh Salim A. Fillah, serta "Raudhatul Muhibbin" oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyah. Tak lupa juga tulisan-tulisan menarik tentang perempuan dari tumblr Ridha Intifadha)

Terlahir sebagai perempuan bukan pilihan, tetapi menjadi perempuan yang seperti apa adalah kita yang menentukan. Saya memilih untuk menganggap terlahir sebagai perempuan sebagai keberuntungan. Dan memilih untuk menjadi perempuan adalah jalan yang mesti diperjuangkan.

Rabu, 16 Maret 2016

Jejak

Lagi-lagi aku menemui Aris sepulang sekolah. Di pohon kelapa dekat sungai itu, aku tahu dia juga sedang menungguku. Aku tak sabar bercerita tentang kejadian lucu di kelasku tadi. Tak lupa kuselipkan sebatang gulali ke tas untuk kuberikan padanya jika dia bisa menjawab pertanyaan dariku.
Kutemukan Aris menungguku dengan bermain yoyo di atas bongkahan batu besar di samping pohon kelapa di pinggir sungai. Markas kami.

Jumat, 11 Maret 2016

Got Accident for The First Time

I got my first accident this evening. I was braking to turn right. Then I felt pushed ahead, like in slow motion, and with my motorcycle I was falling to the left.

The first thing I thought after bumping the road was, "My laptop! Is my laptop okay?" After I took my bag, thank God it was okay, someone lifted me and helped me walk to the side road. He lifted up the motorcycle and told me to sit down. I didn't know what was going on.

Melihat Aksi Mahasiswa Lewat Drama Korea

Mengamati lewat media tentang bergeraknya mahasiswa, saya segera ingin menuliskannya. Rasanya kegelisahan di kepala bisa terasa lebih seder...