Tren minum kopi tengah merambah Kebumen. Kafe dan kedai kopi bermunculan. Penikmat kopi
instan mulai berkenalan dengan biji kopi asli yang disangrai (roasting) dan dibuat dengan mesin
espresso. Tapi kopi lokal Kebumen sendiri belum terdengar gaungnya. Bahkan banyak yang belum
tahu bahwa kopi bisa tumbuh di Kebumen yang merupakan daerah pesisir. Padahal di sejumlah
daerah di Kabupaten Kebumen terdapat kebun kopi yang dikelola petani lokal. Bagaimana caranya
membuat tren minum kopi di Kebumen bisa mendatangkan keuntungan bagi petani kopi lokal?
Mostly about social, books, and personal development. No I don't talk about physics and math, but will still come if you offer me a cup of cappuccino. Thank you for visiting my page!
Jumat, 29 Desember 2017
Selasa, 19 Desember 2017
Berkenalan dengan Yahudi Melalui The Seven Good Years
The Seven Good Years adalah sebuah memoar kehidupan penulis yang
tinggal di Tel Aviv, Israel, bersama keluarganya. Betul, penulisnya adalah
seorang Yahudi tulen yang memang lahir di Israel, yaitu Etgar Keret. Bersama
ayah, istri, dan anak laki-lakinya ia tinggal di sebuah apartemen di jantung
kota Tel Aviv dan bekerja sebagai dosen tamu untuk sejumlah universitas dalam
negeri. Ia sering bepergian ke Eropa dan Amerika sebagai penulis yang diundang
ke berbagai acara literasi dan ajang penghargaan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Melihat Aksi Mahasiswa Lewat Drama Korea
Mengamati lewat media tentang bergeraknya mahasiswa, saya segera ingin menuliskannya. Rasanya kegelisahan di kepala bisa terasa lebih seder...
-
Once, a girl and a boy met up under a tree near a river. It would be more romantic to story-telling if the tree was a willow or cherry. B...
-
(repost, ditulis Mei 2012) Kami hanya batu sandungan Tersempil di antara raksasa-raksasa peradaban Buatmu, tentu merusak pema...