Ada wangi melati di kamarku. Samar-samar terdengar juga
suara musik klasik. Bach-kah? Rachmaninov atau Schubert aku tak tahu. Cuma tahu
Beethoven dan Mozart. Ayah memutarnya di ruang makan. Sebenarnya ayah fans
berat Iwan Fals. Jadi kenapa tidak memutar Iwan Fals saja?
Mostly about social, books, and personal development. No I don't talk about physics and math, but will still come if you offer me a cup of cappuccino. Thank you for visiting my page!
Rabu, 30 Mei 2018
Selasa, 22 Mei 2018
Kamboja - Refleksi Perjalanan 2
Di Kamboja saya mengunjungi dua kampung yang letaknya sekitar 7-8 jam naik bus dari Phnom Penh. Mohon jangan tanya nama desanya, karena sangat susah diucapkan, apalagi ditulis mengingat hurufnya keriting-keriting. Kedua desa terletak di Distrik Memot, Provinsi Tboung Khmum, hasil pemisahan dari Provinsi Kampong Cham oleh pemerintah tahun 2013 akibat gejolak politik. Di sebelah timur, Distrik Memot berbatasan langsung dengan Vietnam.
Kamboja - Refleksi Perjalanan 1
Di suatu desa kecil di Kampong Tboung Khmum, Kamboja, kelompok muslim yang minoritas membentuk rumah-rumah panggung kecil di sekitar satu2nya masjid di seluruh desa. Masjid tak hanya jadi tempat ibadah, melainkan tempat berkumpul komunitas dalam berbagai kegiatan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Melihat Aksi Mahasiswa Lewat Drama Korea
Mengamati lewat media tentang bergeraknya mahasiswa, saya segera ingin menuliskannya. Rasanya kegelisahan di kepala bisa terasa lebih seder...
-
Once, a girl and a boy met up under a tree near a river. It would be more romantic to story-telling if the tree was a willow or cherry. B...
-
(repost, ditulis Mei 2012) Kami hanya batu sandungan Tersempil di antara raksasa-raksasa peradaban Buatmu, tentu merusak pema...
