Bukan masalah besar seandainya gerimis mengetuk pintu sore itu
Suaramu menyisip-nyisip di antara celah setrip air yang tumpah perlahan
"Teruslah bertiup, memberi dingin semilir tanpa membasahi siapapun.."
begitu kudengar kau berkata pada angin
Begitu saja, luruh, lepas, bebas
Resah seperti vitamin dalam hujan terakhir dulu
Akankah tanah tetap basah?
Hujan tahun lalu itu hanyalah awal kisah yang kini tamat ditebas gersang
Mostly about social, books, and personal development. No I don't talk about physics and math, but will still come if you offer me a cup of cappuccino. Thank you for visiting my page!
Minggu, 03 Januari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Melihat Aksi Mahasiswa Lewat Drama Korea
Mengamati lewat media tentang bergeraknya mahasiswa, saya segera ingin menuliskannya. Rasanya kegelisahan di kepala bisa terasa lebih seder...
-
Once, a girl and a boy met up under a tree near a river. It would be more romantic to story-telling if the tree was a willow or cherry. B...
-
(repost, ditulis Mei 2012) Kami hanya batu sandungan Tersempil di antara raksasa-raksasa peradaban Buatmu, tentu merusak pema...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar